
MUSIM PANAS SAMBUT AURORA, MAHASISWI PROGRAM KELAS INTERNASIONAL PERAIH BEASISWA ERASMUS+
Mahasiswi Program Studi Sastra Inggris program kelas Internasional Fakultas Ilmu Budaya dan Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Aurora Magenta Diva, anak dari pasangan Didik Suseno dan Wara semakin menunjukkan prestasi akademik yang cemerlang. Tidak hanya meraih nilai akademik sempurna di setiap semester, Aurora, begitu panggilan akrabnya, juga mendapatkan penghargaan dari Program Erasmus+ atas raihan akademiknya. Program yang disponsori oleh Uni Eropa ini memberikan berbagai macam program beasiswa dalam bidang pendidikan, pelatihan, pemuda dan olahraga bagi para mahasiswa, dosen, dan peneliti dari berbagai negara untuk melakukan berbagai jenis kegiatan sesuai skema beasiswa yang ditawarkan di Eropa. Program Erasmus+ yang diikuti Aurora adalah program transfer kredit dengan mengikuti perkuliahan selama satu semester di Sofia University St. Kliment Ohridski, Bulgaria.
Ketika Aurora mengetahui bahwa ia lolos sebagai penerima beasiswa Program Erasmus+, Aurora tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya dan luar biasa senang karena dapat belajar di luar negeri terutama di Eropa. Itu merupakan hal yang sangat ia impikan selama ini.
Aurora mengikuti program tersebut selama satu semester selama musim panas, dimulai dari 24 Februari hingga 7 Juli 2023 di Sofia University St. Kliment Ohridski. Ia mengikuti perkuliahan dengan total mata kuliah yang diambil adalah tujuh mata kuliah, tiga di antaranya ia ambil dari hosting faculty dan sisanya dari fakultas lain. Untuk mata kuliah favoritnya selama program adalah Romanticism, karena melalui kelas dan seminar-seminarnya, pandangannya terhadap sisi literatur dari program studi menjadi berbeda.
Selama mengikuti program, Aurora tidak pernah memgalami kesulitan secara akademik. Namun, untuk kesulitan non-akademik yang sering kali ia temui adalah banyak pegawai sektor publik yang tidak bisa berbahasa inggris. Namun, hal itu bukan masalah besar untuk dirinya karena adanya teknologi dan koneksi internet yang dapat membantu untuk meminimalisir kesalahpahaman dengan menerjemahkan bahasa Bulgaria ke bahasa Indonesia. Ia juga mengalami culture shock, seperti gaya hidup yang jauh berbeda dan cigarrete break yang ia rasakan saat berada di Bulgaria. BagiAurora, program Erasmus+ benar-benar memberikannya pengalaman baru yang berbeda, mulai dari teman-teman asal Bulgaria dan dosen-dosen yang memperlakukannya dengan hangat layaknya keluarga. Tak lupa iapun berharap dan berpesan kepada teman-temannya agar semangat mengikuti program Erasmus+. Dengan antusias dia berucap, “If this program is something that you have been dreaming of, go for it. Prepare yourself for any aspects: financial, academic, and physical. Lastly, I wish that each of you will reach the best of your life. Ciao, ciao!” (Brev)



1 Comment
Thank you so much, really appreciate the writing.