
LAGI! TIGA MAHASISWA PROGRAM STUDI SASTRA INGGRIS LOLOS PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA (PMM) ANGKATAN KETIGA

Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan salah satu program di bawah Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Saat ini, program PMM telah memasuki periode ketiga. PMM memberikan kesempatan bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk dapat belajar di universitas lain yang berada di pulau yang berbeda dan tinggal di sana selama 1 semester (kurang lebih 5 hingga 6 bulan). Selain itu, PMM juga menawarkan para mahasiswa untuk bisa mencoba mengambil mata kuliah di luar program studi mereka atau lintas jurusan.
Program di bawah naungan Kemendikbudristek ini bertujuan untuk membuat mahasiwa di Indonesia dapat menempuh pendidikan di luar Perguruan Tinggi (PT) asal sambil mengenal budaya setempat yang ada di kampus tujuan mereka. Dengan lingkungan perkuliahan yang baru, para mahasiswa dapat menambah pertemanan dan relasi mereka.
Sama seperti program-program MBKM lainnya, minat para mahasiswa untuk mendaftar program PMM juga sangat tinggi setiap periodenya. Tak ketinggalan, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya dan Komunikasi (FIBK) Prodi Sastra Inggris juga mendaftar program tersebut. Tiga dari tujuh mahasiswa yang mendaftar berhasil lolos menjadi peserta PMM 3. Mahasiswa tersebut antara lain adalah Amanda Rizqi Wulandari (mahasiswa semester 2) dengan perguruan tinggi tujuan adalah Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Kamal Abdul Aziz dan Reza Andhika Aryartama (mahasiswa semester 2) yang mendapatkan PT tujuan yang sama, yakni Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara.
“Perasaan saya saat dinyatakan lolos PMM 3, senang dan kaget, tidak menyangka bisa lolos karena memang dari awal mengisi persyaratan dan dalam mengikuti tesnya kurang persiapan. Orang tua saya ikut senang dan mendukung untuk mengikuti program PMM 3 ini”. Ujar Kamal.
Tak hanya itu, Reza, yang juga lolos PMM 3 ke universitas yang sama dengan Kamal, merasa sangat senang. Ia berharap bisa merasakan dan mendapatkan vibes dan pengalaman yang berbeda saat belajar di luar UMP.
Adapun persiapan yang dilakukan Reza dan Kamal sebelum keberangkatan dari jauh-jauh hari yaitu, pakaian yang secukupnya untuk dibawa, berkas-berkas penting yang akan dibawa sesuai kebutuhan, dan yang paling penting dan utama adalah dana yang harus mereka siapkan mengingat kebutuhan dan pengeluaran di luar Jawa cukup besar.
Keberhasilan ketiga mahasiswa tersebut dalam mengikuti seleksi PMM 3 tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi fakultas dan prodi. Pasalnya, kegiatan tersebut dapat mendongkrak indeks kinerja fakultas dan prodi dalam pelaksanaan MBKM, sehingga juga akan mendukung nilai akreditasi. (Brev)


