
Kisah Mutohar Lutfi Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya dan Komunikasi Menjadi Volunteer di ASEAN Para Games 2022
- Posted by SuperAdmin
- Date 8 Agustus 2022
Sumber gambar: https://www.banyumasekspres.id/banyumas/
Ajang olahraga bagi atlet penyandang disabilitas se-Asia Tenggara yakni ASEAN Para Games XI Tahun 2022 (APG 2022) berlangsung dari tanggal 30 Juli hingga 6 Agustus 2022. Pesta olah raga yang bertemakan “Striving for Equality” ini pun diikuti oleh 11 negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Vietnam, Thailand, Laos, Filipina, Kamboja, Myanmar, Singapura, dan Timor Leste. Tuan rumah pagelaran APG tahun ini jatuh pada negara Indonesia, di mana dilaksanakan di kota Solo. Berbagai cabang olahraga pun dipertandingkan, yakni sebanyak 14 cabang olahraga.
ASEAN Para Games ke-11 tahun 2022 berjalan dengan lancar dari pembukaan hingga penutupan. Hal tersebut tidak luput dari kontribusi berbagai pihak, khususnya INASPOC (Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee). Indonesia sebagai tuan rumah berhasil menjadi juara umum pesta olahraga ASEAN Para Games 2022, dengan perolehan emas tertinggi sesuai laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia; kemenpora.go.id/klasemen.
Sudah jauh-jauh hari sebagai upaya persiapan demi kelancaran serta kesuksesan event APG 2022, INASPOC melakukan perekrutan relawan bagi anak muda Indonesia. Mengingat APG merupakan event Internasional, maka syarat utama untuk bergabung menjadi bagian dari INASPOC adalah memiliki kemampuan serta kualitas bahasa Inggris yang mumpuni.
Antusiasme para volunteer untuk mendaftar sebagai bagian dari kepanitiaan INASPOC pun sungguh tinggi, hingga melampaui jumlah kuota yang ada. Salah satu mahasiwa Fakultas Ilmu Budaya dan Komunikasi berhasil (FIBK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) lolos menjadi relawan ASEAN Para Games 2022, bernama Mutohar Lutfi. Dia merupakan mahasiswa Sastra Inggris FIBK UMP angkatan 2018. Perasaan senang dan bangga pun Lutfi rasakan setelah secara resmi menjadi bagian INASPOC 2022. Karena dengan mengikuti kegiatan tersebut, Lutfi dapat membantu para peserta di pagelaran tingkat Internasional. Kemudian dia juga bisa bertemu dengan banyak teman baru dari berbeda daerah. Tak kalah ketinggalan, swafoto bersama atlet peraih medali dari berbagai negara terutama Indonesia pun menjadi suatu hal yang Lutfi banggakan. Namun, yang membuat Lutfi selalu terharu yakni, ketika dia bisa medengarkan lagu Indonesia Raya dikumandangkan seraya menyaksikan bendera merah putih milik Indonesia berkibar di tiang tertinggi.
Hal yang dapat dipetik dan menjadi suatu hal terpenting yang dirasakan oleh Lutfi yaitu ketika dia melihat para atlet dari berbagai negara di Asia Tenggara semangat untuk berjuang dan berkompetisi dengan segala keterbatasan yang mereka miliki, Lutfi merasakan bahwa dia menjadi lebih termotivasi dalam menjalani hidup.
Di samping itu semua, ternyata ada salah satu kisah yang membuat Lutfi sangat antusias untuk menjadi bagian dari volunteer APG 2022. Hal tersebut yakni, ia pernah mengikuti event volunteer serupa di Tianjin National Paralympic Games, di China. Maka dari itu ketika Lutfi mengetahui akan digelar event serupa di Indonesia, tepatnya di kota Solo ia pun bersemangat untuk berkontribusi dalam acara tersebut. Terlebih lagi Solo merupakan kota yang Lutfi sangat ingin kunjungi.
Dengan keterlibatan Mutohar Lutfi sebagai volunteer INASPOC 2022, diharapkan dapat memberikan dampak positif kepadanya serta lingkungan sekitarnya. Selain itu, dengan adanya salah satu mahasiswa FIBK yang mengikuti event pesta olahraga berskala internasional, maka dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk bisa terus belajar meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka, dan lebih antusias untuk bertukar pikiran mengenai perbedaan budaya. (Zia)
You may also like

