
PRODI SASTRA INGGRIS GELAR WEBINAR SERIES “Fun Talk#1”
- Posted by SuperAdmin
- Date 25 November 2021
Purwokerto- Sabtu 9 Oktober 2021. Di awal semester gasal Tahun Akademik 2021/2022, Fakultas Sastra menyelenggarakan acara “Fun Talk” berseri yang menjadi forum bersama para mahasiswa berprestasi dan memiliki talenta tertentu untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dan menjadi inspirasi bagi yang lain. Acara Fun Talk#1 berlangsung pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021 dengan mengambil tema “Start Here Shine Everywhere”. Secara khusus, Fun Talk#1 bertujuan memperkenalkan program beasiswa transfer kredit internasional (International Credit Transfer) dan Program beasiswa Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI). Acara ini menghadirkan dua orang mahasiswa penerima beasiswa ICT dan 1 orang mahasiswa penerima beasiswa KMMI. Ketiga orang mahasiswa tersebut berasal dari prodi Sastra Inggris bernama Yunda Asri Lestari dan Luna Nur Lestari (penerima beasiswa ICT di Management and Science University, Malaysia) serta Dinda Mahdiyyah Meidyana (penerima beasiswa KMMI di London School of Public Relations, Jakarta).
ICT (International Credit Transfer) merupakan program beasiswa pertukaran pelajar atau students exchange di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil dengan kredit di universitas lain, terutama di luar negeri. Dikarenakan adanya pandemi Covid-19, program ini dijalankan secara online melalui platform-platform online. Adapun KMMI (Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia) juga merupakan beasiswa dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang pesertanya dapat belajar di luar kampus dengan mata kuliah yang sesuai dengan minat bakat.
Acara ini diikuti oleh kurang lebih 60 peserta dari dalam dan luar Fakultas Sastra dan dipandu oleh moderator Gayatri Laksmi Maheswari, mahasiswa Prodi Sastra Inggris semester tiga. Secara gambling, Yunda dan Luna membagikan pengalaman mereka mengikuti seleksi beasiswa transfer kredit dari tingkat fakultas hingga universitas. Untuk lolos seleksi, mereka harus melengkapi persyaratan tertentu, yakni sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450, transkrip akademik, dan IPK minimal 3,25. Selain itu, mereka juga harus menyerahkan data mata kuliah yang akan diambil di universitas tujuan berikut konversinya.
Sementara itu, Dinda, yang mengikuti program KMMI, menyampaikan pengalaman berharganya. Menurutnya, seleksi KMMI sangat mudah. Mahasiswa yang berminat dapat langsung menuju ke laman www.KKMI.Kemendikbud.co.id dan mengisi form pendaftaran, identitas dan memilih mata kuliah yang akan diikuti. Pengumuman seleksi diumumkan setelah semingggu atau lebih. Saat ini, ia sedang mengambil mata kuliah Public Speaking and Personal Branding dari LSPR Jakarta. Kedua program tersebut pada dasarnya merupakan implementasi dari kampus merdeka-merdeka belajar yang dicanangkan oleh pemerintah.
Mengakhiri acara tersebut, ketiga pembicara menyampaikan pesan dan harapan kepada para mahasiswa untuk selalu mempersiapkan diri dengan tekun belajar, aktif mengikuti perkembangan zaman dan membangun relasi, berani mencoba tantangan, dan terus mengembangkan potensi diri. Sekali lagi, selamat untuk ketiganya! (Brev)
You may also like

