
Yuk Semangat menulis di jurnal bereputasi
- Posted by SuperAdmin
- Date 29 April 2021
Ruang meeting Fakultas Sastra pagi 7 April 2021 itu sudah hiruk pikuk. Ada kamera besar di meja rapat. Layar LED 45 Inc terpampang di tengah ruang pertemuan. Mas Fardian, Teknisi IT andalan, pun sudah stand by memonitor layar laptop. Berfokus pada platform webinar yang paling populer di negeri ini, memastikan acara berjalan dengan lancar.
Tepat jam 8 Dekan Fakultas Sastra, Pak Ambar Pujiyatno, membuka acara Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Internasional. Setelah berterima kasih pada semua pihak yang terlibat dalam acara, Pak Ambar memberikan satu amanah bahwa, “Menulis artikel itu tidak mudah, tapi juga bukan pekerjaan yang sulit-sulit amat.” Dia pun menyitir cerita seorang pekerja bangungan yang sedang aras-arasan untuk lunga ngode. Tapi dalam situasi yang demikian, si pekerja itu tetap berangkat juga. Alasannya karena bagaimana pun ia adalah tukang batu, ya harus melakukan pekerjaan itu. “Dosen adalah seorang penulis, maka apa pun keadaannya kita semua tetap harus menulis,” demikian ia menutup sambutannya.
Sekitar 41 peserta sudah hadir, siap mengikuti acara pelatihan yang terbuk untuk umum secara gratis. Mereka hadir dari berbagai wilaya di nusantara: Palembang, Bangka Belitung, Medan, bahkan Kupang, yang baru saja terkena musibah banjir bandang. Mereka terdiri dari para dosen dan mahasiswa dari berbagai latar belakangan disiplin ilmu. Alhamdulillah, meskipun acara workshop berulang kali mengalami penundaan ternyata tidak berpengaruh terhadap semangat mereka.
Sekitar 41 peserta sudah hadir, siap mengikuti acara pelatihan yang terbuk untuk umum secara gratis. Mereka hadir dari berbagai wilaya di nusantara: Palembang, Bangka Belitung, Medan, bahkan Kupang, yang baru saja terkena musibah banjir bandang. Mereka terdiri dari para dosen dan mahasiswa dari berbagai latar belakangan disiplin ilmu. Alhamdulillah, meskipun acara workshop berulang kali mengalami penundaan ternyata tidak berpengaruh terhadap semangat mereka.
Nyatanya memang benar. Pelatihan tersebut sangat komprehensif dari teknik menulis, sumber-sumber teknologi dalam penulisan, hingga academic writing yang sangat penting dalam menentukan kelayakan sebuah artikel untuk diterima di jurnal-jurnal internasional bereputasi. Pengalaman panjang di bidang editing artikel ilmiah membuat diskusi dengan Pak Ardian sangat kaya dan tidak pernah kering. Selalu memberikan jawaban dan solusi yang doable. Tidak lupa ia pun membagi perangkat mudah untuk menguji kelayakan artikel, sehingga peserta dapat menilai dan mengevaluasi artikel, baik milik sendiri atau pun kolega mereka. Pak Ardian membagi dua kunci penting agar artikel kita berterima bagi editor jurnal, “Engaged dan Delivery”, nyambung dengan kajian yang sudah ada, dan disampaikan dengan bahasa yang lazim dalam penulisan ilmiah. Kunci terakhir untuk sampai pada dua kriteria tersebut, tidak lain adalah “Reading.” Seorang penulis yang baik pasti dia adalah “a good reader,” tutup Pak Ardian menutup jawaban bagi pertanyaan terakhir dari Ibu Dona dari Medan.
Rasanya waktu 5 jam berjalan begitu singkat, dan masih terasa kurang bagi semua peserta. Beberapa peserta dari luar pulau, termasuk Pak Soni dari Unisri Palembang, menyampaikan rencananya mengundang Pak Ardian untuk mengisi acara pelatihan di kampus beliau. Obrolan terus berjalan, bahkan setelah MC menutup acara, menandakan bahwa kesan positif mendalam membekas di hati para peserta. Tinggal menunggu karya-karya mereka terpampang di jurnal-jurnal Q1, Q2 atau pun Q3. InsyaAllah.
You may also like

